Posted by: djarotpurbadi | February 2, 2009

Mari Membangun KP Berbasis Desa

Sapaan Tangkisan dan Gaharu Tanaman Langka.

Dalam milis ini aku pengin ketemu karo cah-cah Tangkisan sing sering buka milis ini. Aku pengin ada sumbangan ide konco-konco cah Tangkisan terutama yang sudah pada mapan dan mempunyai pendidikan tinggi yang saat ini berada di nDeso ataupun yang sudah dapat kerjaan mapan di tempat lain.

Coba kalau anda pas pulang ke kampung, apa yang anda pikirkan, ekonomi keluarga di kampung? Keberadaan tetangga? sampai lingkungan Rt bahkan sampai ke Tingkat yang lebih luas dst……… ….., adakah ilmu anda yang akan anda sumbangkan untuk keberedaan nDeso anda? adakah anda mempunyai impian2 seandainya tempat anda mempunyai nilai keunggulan ataupun kelebihan2 atau tingkat kemapanan pada rakyat kecil ditingkat lingkup nDeso kita. Apa yang akan kita lakukan untuk kerberadaan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat lingkup kita,

Marilah kita lihat tingkat kecerdasan orang-orang kita dalam mencari biaya hidup bahkan untuk membiayai putra putri mereka, adakah hal – hal yang perlu kita dukung atau kita luruskan agar mereka mempunyai kelebihan dan kekuatan maximal dalam mencapai tujuan hidup di desa kita, bisakah mereka-mereka meningkatkan kemampuan yang mereka miliki menjadi maximal untuk tujuan hidupnya.

Semua rekan milis disini mempunyai akar masalah yang sama, bagaimana mewujudkan hal ini. Saya selalu melihat banyak hal muncul didalam milis ini dan sampai kapan hal-hal ini akan mengerucut menjadi wujud tuk pengabdian kita kepada kampung kelahiran tercinta kita.

Selain ilmu kita untuk bekerja mancari nafkah kehidupan kita sehari-hari, marilah menyumbang untuk berbhakti kepada tanah kelahiran kita, karena kita berasal dari sana juga. H I D U P………..

Salam untuk semua.
SUROTO

Tanggapan (1) dari Mas Sudi Wahono: Gaharu tanaman Langka

Banyak ide yg sudah mengalir dalam forum ini, dan sebagian sudah banyak yg melakukan untuk pengembangan kampung masing2. Diantaranya ternak sapi oleh mas Jaya, usaha lele oleh mas Jhon Idimus, dll. Yang paling anyar adalah sebuah proyek pembangkit listrik didusunnya mas Jhon, di prakarsai oleh Mas Sigit.

Dalam forum ini pula saya pernah menawarkan kalau ada yg mau membudidayakan tanaman yg hampir langka, yaitu gaharu. Meskipun saya belum banyak tahu tentang gaharu, saya beranikan untuk mencoba menanam sebanyak 50 bibit, di daerah srikayangan. Saya juga mengumpulkan beberapa artikel tentang gaharu di http://wahanagaharu .blogspot. com/. Memang belum komplit, tetapi bisa membuka sedikit gambaran ttg gaharu. Barangkali di Tangkisan ada lahan untuk menanam, silakan bapak2 dari Tangkisan menyambut permintaan mas Suroto, monggo idenya disampaikan.

Tanggapan (2) dari Mas Sudi Wahana:

Mas Tri, kalau berminat, sebenarnya prospeknya sangat bagus. Kebutuhan gaharu didunia sangat besar, Indonesia baru bisa memenuhi 10% dari kuota. Dari referensi yg saya baca, tanaman ini cocok ditanah yg berpasir, dg ph <6. Untuk budidaya, kita bisa kerjasama dengan UI. Kemarin saya ditawari Pak Ganif utk membuat kontrak kerjasama dg UI, utk menanam bibit di daerah jogja, minim 500 bibit. Saya belum menyanggupi, kalau ada sanak kadang di Kulon progo mau, silakan difolow up.

Tanggapan (3) dari Mas Gentho Ngebung:

Mas Sudi, sekedar sharing apa yang saya tahu…Setahu saya di belantara hutan Papua banyak sekali kayu jenis ini dan tidak ada yang menanamnya (Alias Free dan tidak kena roaming. Saya ada teman sebut saja etek, kawan satu ini asalnya dari SUMBAR (Sumatera bagian barat).Jauh-jauh dari Sumbar ke papua kawan satu ini punya bisnis kuat, mencari Kayu Gaharu di pedalaman belantara Papua.Ibaratnya Hujan nggak tahu hujan, Panas nggak di rasa panas…Malaria apalagi..sudah menjadi langganan. Saya nggak habis pikir dan masih menjadi uneg-uneg saya…Apakah benar Barang langka ini ada bibitnya dan bisa di tanam di daerah Kulon Progo tercinta?

Tanggapan (4) dari Mas Sudi Wahana:

Benar Mas Gentho, barang ini memang langka, dan bisa dibilang hampir punah. Pemerintah mencanangkan th 2009 ini sebagai Tahun Gaharu Indonesia, diharapkan th 2014 – 2016, Indonesia bisa panen. Gaungnya memang nggak kedengaran. Ibu Sitoresmi (kerabat kraton Jogja) mempunyai beberapa puluh pohon gaharu di Bogor yg siap panen. Saya besok pagi diundang team pak Ganif (dia sudah bekerja sama dg UI utk pengadaan bibit dan budidaya gaharu) untuk ikut nebang gaharu di Bogor, cuma karena bentrak dg aktifitas saya, jadi ya tdk bisa. Di Bantul sebenarnya sudah ada yg menjual bibit gaharu, tetapi siapa yg bertanggung jawab tentang keaslian gaharunya saya belum tahu. Silakan dilihat sedikit tentang gaharu di http://wahanagaharu.blogspot.com/


Responses

  1. Bener Mas, saya denger dari kawan exportir malahan sekarang ada mirip gaharu yg diexport baunya dengan memvakum gaharu dan di masukkan ke kayu murah dalam ruang hampa lalu bauan gaharu diisikan. Nah kayu beroma gaharu di jual ke timteng ‘mirip gaharu’ dengan harga dibawah gaharu. Mereka toh cum perlu baunya. Ide kreatip tp sayang belum terjangkau sdr2 petani di pedesaan. Mungkin siswa2 teknis/agraris bisa membantu membuatkan alatnya. wass Gusonotelu


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: